Cebur nuju daging

Kaca:Babad Praya.pdf/6

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

PRAKATA

Dengan memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT,saya telah dapat menyelesaikan teqemahan naskah Babad Praya ini. Naskah aseli Babad Praya tertulis di atas daun lontar berhuruf Jejawan dalam bahasa Sasak. Jumlah baitnya sebanyak 471 buah.

Alur cerita terurai dalam rangkaian tembang (sekaran) yang terdiri dari enam jenis tembang, yaitu Sinom, Pangkur, Dangdang, Kumambang, Durma, dan Smarandana.

Telah lama naskah jenis babad seperti ini dirahasiakan serta tidak boleh dibaca oleh umum di daerah Lombok Nusa Tenggara Barat, Pemerintah dan berbagai kalangan khawatir publikasi Babad ini akan menerbitkan rasa marah dan tindakan yang berbentuk sara terutama bagi orang Sasak di Lombok. Namun, apabila dibaca dan diperhatikan dengan baik, naskah "Babad Praya" ini terayata merupakan naskah yang amat wajar. la mengeritik apa dan siapa yang patut dikritik. la juga memuji apa yang patut dipuji. Kritik tidak diarahkan kepada satu pihak saja, yaitu penguasa Bali saat itu, tetapi pemimpin-pemimpin Sasak juga tidak luput dari sindiran dan cercaan. Bagi masyarakat Sasak di Lombok inilah bacaan yang sebaik-baiknya untuk mengambil pelajaran. Begitu juga bagi masyarakat Bali Lombok. Tak perlu ada dendam kesumat sebab akhirnya ternyata penulis naskah ini mengkritik perbuatan manusia yang bernama "perang" itu. Oleh karena itu, babad ini menjadi berailai untuk dibaca oleh siapa saja.