84
Bali halus atau hormat dan ragam bahasa Bali kasar atau umum. Penalaran
cerita dengan ragam bahasa Bali halus tampak serasi lian mengesankan,
terutama pengungkapan terhadap bagian narasinya, sedangkan pada bagian
cakapan (dialog) diungkapkan dengan ragam bahasa Bali kasar. Pemanfaatan
kedua ragam bahasa ini dipakai juga oleh pengarang novel Sunari.
Pemakaian dua ragam bahasa Bali itu dapat memberi petunjuk mengenai
kemampuan pengarang menempatkan pemakaian bahasa Bali secara pro·
porsal.
Dalam cerpen "Matemu Ring Rumah Sakit" pengarang telah menentu
kan jarak antara pribadinya sendiri llan kedudukan tokoh dalam cerpen itu.
Sebagai penentu batas jarak pengarang menggunakan satuan diksi kosa kata
ipun 'dia' sebagai penanda persona ketiga. Dalam hubungan ini, pengarang
membiarkan pelakunya sendiri melukiskan keadaan yang disentuh dalam
cerpen itu (Ucen, 1978: 18). Kenyataan itu tampak jelas pada kalimat
kalimat kutipan berikut ini
... Mireng kurenan ipun kauk-kauk lantas bantang pancinge katancebang ring biase, encol pamargin ipun, batune ageng-ageng kadumpuk, nanging ageet ipun selamet. .. . Raris sang kalih budal ka pondok ipun. Kapang gih pianak ipun sampun lemet. (MRS, hal. 2).
' ... Setelah mendengar istrinya memanggil-manggil lalu tangkai kailnya ditancapkan di pasir, segera berjalan melewati batu-batu besar. tetapi syukur selamat. .. . Kemudian, keduanya menuju pondoknya . Dijumpai anaknya sudah lemas .' Contoh lain: ... Ipun seleg mlajah ... , sering mapetaken ring timpal-timpal ipun napi saluiring ,sane nenten kauningin .... Punika mawinan kedeh manah ipun, sumangdene pianak-pianak ipun sami pasa dueg . (MRS, hal. 3). ' ... Ia rajin belajar ... , sering bertanya kepada teman-temannya mengenai sesuatu yang tidak diketahuinya . Itu yang mendorong pikirannya supa ya semua anaknya menjadi pandai'
Selain itu, kelihatan bahwa pengarang mempertahankan pemakaian bahasa
Bali baku, baik pada bagian narasi maupun pada bagian cakapannya.
Tindakan ini ikut rnewarnai bobot hasil karyanya. Cara ini sudah barang
tentu akan memberi manfaat bagi pengarang lain dalam rangka usaha
membina kelestarian bahasa Bali itu sendiri.
Jika dilihat dari aspek gaya bahasa yang lain, pengarang cerpen ini
memanfaatkan gaya satuan istilah bahasa Indonesia untuk mendukung ide