Cebur nuju daging

Kaca:Kajian nilai budaya dalam geguritan aji dharma.pdf/16

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

6

Metode pembantu yang penting juga adalah dengan menggunakan pedoman pertanyaan yang sifatnya terbuka (open interview). Pedoman pertanyaan ini adalah merupakan hasil penyempurnaan atau penyesuaian diri pedoman pertanyaan yang telah dipersiapkan oleh Tim pengarah dari Jakarta. Persiapan-persiapan yang sebaik-baiknya pada langkah operasional telah ditempuh sejak awal. Di dalamnya juga termasuk menyeleksi para narasumber (informan) yang dipandang mampu memberi informasi tentang naskah yang akan diteliti. Dalam hal ini sesuai dengan relevansinya, para informan terutama yang terdiri atas mereka yang mempunyai pengetahuan ataupun pengalaman yang ada kaitannya dengan pokok yang dikaji. Mereka itu seperti:

- Pemuka Agama
- Pendanda, pemangku
- Budayawan
- Sastrawan dsb.

Teknik wawancara ini secara umum dapat dikatakan berjalan amat lancar. Bila teknik wawancara ini juga sanggup mengangkat data yang reabilitasnya dapat dipertanggungjawabkan secara metodelogis.

1.5 Pertanggungjawaban Penulisan
1.5.1 Tahap Persiapan
Tahap persiapan yang dimaksud adalah mempersiapkan segala sesuatu yang ada kepentingannya dengan penelitian. Yaitu mengkoordinasikan seluruh petunjuk yang dilakukan oleh team dari pusat terutama masalah pembentukan anggota team peneliti di daerah.

Selanjutnya oleb team peneliti daerah hasil dari koordinasi tersebut dilaksanakan dengan terjun ke lapangan untuk mendapatkan salah satu naskah pilihan untuk dijadikan obyek penelitian. Kegiatan ini dilakukan dengan mengadakan penjajagan ke berbagai tempat penyimpanan naskah yang ada di Bali seperti: Gedong Kirtya di Singaraja, Pusat Dokumentasi Kebudayaan Bali di Denpasar, Museum Negeri Propinsi Bali, Perpustakaan Fakultas sastra Unud, Denpasar Perpustakaan Lontar Universitas Hindu Indonesia dan tidak luput di rumah-rumah penduduk yang banyak menyimpan naskah, maupun mendatangi penduduk yang masih aktif (produktif) dalam bidang sastra klasik.