Cebur nuju daging

Kaca:Kajian nilai budaya dalam geguritan aji dharma.pdf/142

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

134


dinyana terjadi pertikaian yaitu dua Wiku (pendeta) telahberebut seorang istri, kerajaan ini telah diketengahi oleh burung belibis, sehingga nampak penyelesaiannya pada Wiku yang berada pada pihak yang sepantasnya ditiru sifat-sifat baiknya. Kecerdikan yang dimiliki oleh burung belibis, Raja Bhoja Negara memeliharanya di Istana. Lama kelamaan burung siluman itu menjalin ikatan asmara dengan Dewi Cakrawati dan diketahui bahwa burung Belibis itu adalah Prabhu Aji Dharma yang tampan dan pandai. Terjalinlah buhungan tersebut mengakibatkan Dewi Cakrawati hamil maka gegerlah di Istana karena yang menghamili tidak diketahui. Raja sangat marah. Suatu kebetulan Patih Madri di Kerajaan tersebut atas perintahnya sanggup membantu sebagai ahli nujum untuk menyelidiki mereka yang menghamili putri Raja. Setelah diselidiki ternyata burung piaran Raja yang berbuat. Maka terjadilah peperangan antara burung belibis dengan Patih Madri. Patih Madri tidak mengetahui yang diajak bertarung adalah Rajanya sendiri, maka kekalahan pun dialami oleh Patih Madri. Akhirnya diketahuilah bahwa Rajanya yang diajak berperang dan Patih Madri segera menyembah dan bersedia akan mengadakan pembelaan bila Rajanya menghendaki Putri Raja Bhoja Negara yaitu Dewi Cakrawati. Perbuatan Prabhu Aji Dharma akhirnya diketahui oleh Raja Bhoja Negara dan diterima secara baik-baik lanjut diserahkan sampai kerajaannya.

Tidak diceriterakan pemikahan Prabhu Aji Dharma dengan Dewi Cakrawati lahirlah seorang putra bernama Raden Yudha Sangkara yang gagah dan tampan sebanding dengan ayahnya. Suatu ketika Prabhu Aji Dharma mohon diri kepada mertuanya untuk pergi ke Malawa bersama Patih Madri untuk menengok sanak keluarga direstui. Dalam perjalanan menuju Malawa Patih Madri mengusulkan sebelum tiba di Malawa agar mengikuti sayembara di Kerajaan Kreta Pura. Karena Putri beliau telah lama sakit tidak sembuh-sembuh, beliau mengatakan barang siapa yang dapat dan mampu membuat Raden Dewi berbicara dialah yang menjadi suaminya.

Prabhu Aji Dharma memenangkan sayembara dan dilanjutkan dengan hubungan suami istri. Prabhu Aji Dharma mohon diri untuk pergi ke Malawa bersama Patih Madri. Dalam perjalanan Patih Madri mempunyai niat jahat untuk memiliki Raden Dewi, tetapi niat ini cepat