Cebur nuju daging

Kaca:Kajian nilai budaya dalam geguritan aji dharma.pdf/12

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

2


sampai saat ini, misalnya penyalinan naskah lontar sesuai dengan
aslinya di Bali disebut dengan nedun/manakin. *)

Ada juga tradisi mengalih aksarakan dan mengalih bahasakan penelitian perorangan, maupun penelitian dari instansi pemerintah telah secara wanti-wanti dilaksanakan. Kegiatan tersebut dilakukan karena telah diketahui bahwa di dalam naskah itu tercermin nilai-nilai yang tiada taranya yang dapat dipedomani, dan diteladani. Naskah kuna dapat juga dijadikan sebagai arsip kebudayaan nasional yang dapat merekam berbagai data dan informasi tentang kesejarahan dan kebudayaan daerah. Di samping itu pula memuat berbagai peristiwa bersejarah dan kronologi perkembangan masyarakat sehingga dapat
memberikan bahan rekonstruksi untuk memahami situasi dan kondisi yang ada pada masa kini dengan meninjau akar peristiwa yang terjadi pada masa lampau. (S. Budhisantoso, 1991 :2).

Kebudayaan daerah adalah merupakan sumber potensial bagi terwujudnya kebudayaan nasional karena memberikan corak karakteristik kepribadian bangsa hal ini jelas tertuang dalam penjelasan pasal 32 UUD 1945, bahwa "kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah di seluruh Indonesia terhitung sebagai kebudayaan bangsa". Berbagai macam corak kebudayaan daerah itu mewarisi secara turun temurun melalui tradisi yang kuat kepada generasi penerus sehingga sampai sekarang. Hal ini masih jelas tercermin dan dapat dilihat, bahwa tiap-tiap daerah masih hidup dan berlaku adat istiadat budaya setempat.

Pentingnya kedudukan dan peranan kebudayaan daerah dalam rangka pengembangan kebudayaan Nasional, karena kebudayaan daerah didukung dan dihayati oleh segenap pendukungnya sejak beberapa generasi terdahulu bukan hanya penting sebagai sumber dan landasan yang dapat memperkaya dan mengembangkan kebudayaan Nasional, melainkan juga sebagai alat penyaring (filter) dalam mengembangkan pembaruan serta penyerap unsur-unsur kebudayaan asing yang diperlukan (Budhisantoso, 1988:10).



*) Nedun asal kata dari tedun' turun ke bawah', nedun' menurun/menyalin/manakin = panak' anak'. Jadi manakin membuat anak/membuat duplikat atau salinan'.