kemudian jawabannya, Ki patih kemudian disuruh menyampaikan, ke negara Pandan Salas.
17. Sri Baginda di Pandan Salas, sedang mengadakan persidangan, lengkap dihadiri oleh para satrya dan para pendeta kerajaan, pada saat itu datanglah Ki Patih Surya Wangsa, dan menghadap Sri Baginda, menghaturkan surat Sri Baginda di Surya Wangsa.
Pupuh Masa Katerangan
1. Ki Patih datang menghadap Sri Baginda, menyampaikan surat, lalu Sri Baginda mengambil surat itu dan kemudian dibaca di dalam hati, isinya sangat mengharapkan kerelaan hati Sri Baginda.
2. Anakku Maya Wati, ini kakakmu dari Surya Wangsa Raden Ajeng sangat mengharapkan cintamu dan ia meminta kepadamu, hanya saja sudi apalah kiranya engkau menerima cinta dari seorang yang hina untuk kemudian memohon dengan sangat belas kasih dan sayangmu.
3. Sri Baginda dengan halus berkata, katakanlah kepada Sri Baginda di Surya Wangsa bahwa aku akan menerima pinangannya dan segala permintaan Sri Baginda akan aku turutkan.
4. Ki Patih lalu menyembah dan mohon diri untuk pulang kembali ke negerinya, setelah dihaturkan semua kata-kata dan pesan raja di Pandan Salas, sangat gembiralah Sri Baginda di Surya Wangsa karena semua harapannya terkabul.
5. Dewi Maya Wati termenung dan tidak mau dengan Raden Ajeng, dan berangan-angan untuk cepat mati, menyesalkan kesanggupan ayahndanya.
6. Sudah diketahui oleh umum bahwa Dyah Maya Wati tidak mau dengan Raden Ajeng, lalu Raden Gajah Kumuda membuat daya upaya, setiap hari Dyah Maya Wati ditunggui, semua permintaannya dikabulkan dia bertindak seperti budak saja.
57