56
Terjemahan:
Sesudah beliau bangun,
setelah beliau bangun,
beliau Hyang Durga,
wajahnya sudah berubah,
seperti sedia kala,
berparas Dewi Uma,
segala makhluk jahat itu,
semua sudah berubah wujud (GS, hlm. 17b).
Yang perempuan menjadi bidadari,
yang pria menjadi widyadara,
sampai kuburan berubah,
menjadi tetamanan,
banyak bunga berwarna-warni,
warnanya menyenangkan hati,
Dewi Uma sangat bahagia (GS, hlm. 18a).
Dewi Uma lalu berjalan,
mendekati sang Sahadewa,
seraya berkata pelan,
wahai anakku Sahadewa,
ibu sangat berterima kasih,
karena pertolongan anakku,
noda ibu sudah bisa hilang (GS, hlm. 18a).
Sebagai ucapan terima kasih , Dewi Uma memberi penghargaan kepada Sahadewa. Sahadewa diberi nama baru, yaitu sang Sudhamala. Selain itu, ia diberi jodoh (jatu karma), yaitu Dewi Soka dan Diah Padapa, kedua putri Resi Tambapetra yang bertempat tinggal di daerah Prangalas. Di samping itu, ia juga diberi jimat oleh Dewi Uma untuk menjaga dirinya dari segala ancaman musuh. Semua itu terlukis dalam kutipan berikut.