36
cara keseluruhan. Namun, ada kalanya dijumpai kalimat-kalimat (alinea/percakapan) tertentu yang dapat ditafsirkan mengandung tema pokok. Di sinilah pembaca dituntut ketajaman berpikir untuk menyimpulkan apa yang menjadi tema dalam suatu cerita.
Setelah dipahami berdasarkan teori-teori yang telah disebutkan di atas, dapatlah disimpulkan bahwa tema pokok Geguritan Sudhamala adalah "meruat". Pengarang mengemukakan tema tersebut lewat tokoh utama Sudhamala.
Untuk mengungkapkan tema seperti disebutkan di atas, berikut ini akan diuraikan insiden-insiden (plot) yang mendukungnya.
Dewi Uma adalah sosok istri yang sangat setia kepada suaminya (Bhatara Siwa). Kesetiaan itu diwujudkan dengan mencarikan air susu lembu untuk mengobati suaminya yang sedang sakit keras. Namun, dalam perjalanan untuk mendapatkan air susu lembu, ia dipaksa untuk melayani nafsu birahi si pengembala lembu. Apabila permintaannya tidak dipenuhi, air susu tersebut tidak akan diberikan. Oleh karena Bhatari Uma setia kepada suaminya, hal itu terpaksa harus dilakukan. Hal itu tampak dalam kutipan berikut.
- Atung ipun tuara panjang,
- digĕlis reris mamargi,
- lĕmbune dandan-dandanan,
- bhatāra nĕsĕkang malih,
- ndawĕg jĕro pangangon sampi,
- sapunaplang mangden durus,
- titiang molihang ĕmpĕhan,
- napi enggen manukarin,
- ndawĕg jĕro,
- aturinja titiang numbas, (GS, hlm. 3a--3b).
- I pangangon maandĕtan,
- matur sarwi kisi-kisi,
- inggih titiang mangaturang,
- yan sida jero nagingin,
- lĕngan manah titiang mangkin,