Cebur nuju daging

Kaca:GEGURITAN SUDHAMALA.pdf/171

Saking Wikisource
Kaca puniki sampun kauji-wacén

162

Nilai-nilai budaya yang terdapat di dalam Geguritan Sudhamala dapat diketahui sebanyak empat belas buah nilai budaya. Keempat belas nilai budaya itu dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok besar yang dapat dirinci sebagai berikut.

1) Nilai Budaya dalam Hubungan manusia dengan Tuhan Ketiga belas nilai budaya yang terdapat di dalam Geguritan Sudhamala tercermin dua nilai budaya yang melukiskan hubungan manusia dengan Tuhan. Kedua nilai budaya yang dimaksud adalah (1) religius dan (2) suka berdoa.

2) Nilai Budaya dalam Hubungan Manusia dengan Masyarakat
Dalam Geguritan Sudhamala dapat diketahui nilai budaya yang berhubungan dengan manusia dan masyarakat sebanyak empat nilai. Adapun nilai yang dimaksud adalah (1) ketaatan, (2) musyawarah, (3) kesatria, dan (4) bela negara.

3) Nilai Budaya dalam Hubungan Manusia dengan Orang Lain
Geguritan Sudhamala memuat istilah budaya yang berhubungan dengan manusia dan orang lain sebanyak empat nilai. Adapun nilai itu adalah (1) rela berkorban, (2) suka menolong, (3) kasih sayang, dan (4) kesetiaan.

4) Nilai Budaya dalam Hubungan manusia dengan Diri Sendiri
Dalam Geguritan Sudhamala, setelah diamati, tercermin nilai budaya yang berhubungan dengan manusia dan diri sendiri sebanyak tiga buah, (1) kejujuran, (2) berhati-hati, dan (3) percaya diri. Geguritan Sudhamala merupakan salah satu ciptaan sastra tradisional Bali yang digubah dengan aksara dan bahasa Bali. Teks cerita itu ditulis di atas daun lontar secara berkesinambungan dari margin kiri sampai ke margin kanan, berjejer ke bawah dan setiap baris tidak ada pemenggalan kata atau pungtuasi. Geguritan Sudhamala yang ditransliterasikan ke huruf Latin ini bersumber dari naskah koleksi Kantor Dokumentasi Budaya Bali di Denpasar dengan Nomor Kropak dan Katalogus 56/4/G/
U/Dokbud.