Cebur nuju daging

Kaca:GEGURITAN SUDHAMALA.pdf/120

Saking Wikisource
Kaca puniki sampun kauji-wacén

111

ma
ba, bha
sa, şa, sa
wa
la, (lě)
pa, pha
da. da, dha
ja
ya

Pangangge Swara : Atribut Suara Vokal

ā
i, I
u, ū
e, ě, ē
o. Ö

Bentuk-bentuk gabungan huruf konsonan dalam bahasa Bali yang dipakai pada teks Geguritan Sudhamala akan tetap dipertahankan pada padanannya dalam huruf Latin karena pemakaian gabungan huruf itu sudah menjadi konvensi dalam menulis unsur-unsur bahasa Bali yang diserap dari bahasa Jawa Kuna (Kawi) dan bahasa Sansekerta. Bentuk-bentuk gabungan huruf konsonan itu meliputi bh, ch, dh, gh, ph, dan th. Gabungan huruf konsonan itu tetap ditulis secara konsisten dari halaman 1b sampai dengan halaman 30b
dalam naskah geguritan tersebut.

Teks Geguritan Sudhamala ditransliterasikan ke dalam huruf Latin bait demi bait, berdasarkan jumlah baris teks yang disesuaikan dengan ketentuan pupuh. Ketentuan pupuh itu meliputi banyak baris dalam tiap bait yang disebut hukum pada lingsa, banyak suku kata pada tiap baris yang disebut hukum guru wilang, dan bunyi pada