BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang dan Masalah
1.1.1 Latar Belakang
Salampah Laku adalah karya sastra Bali tradisional yang berbentuk geguritan. Karya sastra ini digubah oleh seorang pendeta, Ida Padanda Made Sidemen, pada tahun 1938. Selain beliau menulis geguritan Salampah Laku, pendeta yang "bertongkatkan sastra" ini, cukup banyak menulis bentuk yang lain. Tidak hanya karya sastra di luar karya sastra pun cukup banyak yang dihasilkannya, baik yang merupakan hasil pahat-memahat, seperti patung, tapel, kulkul; maupun berupa bangunan, seperti bangunan pura, wantilan, bangunan rumah pribadi. Di samping itu beliau mampu dan pandai membuat wadah (salah satu perlengkapan upacara ngaben).
Sejumlah karya sastra yang telah ditemukan sebagai hasil karya beliau, antara lain; Purwagamasasana, yang juga dikenal dengan nama Siwagama atau Siwa-Budhagama (1938). Kakawin Caya dijaya, yang disebut juga kakawin Cantaka, atau kakawin Gunatama (1941); kakawin Candra Bherawa atau kakawin Dharma Wijaya (1942); kakawin Panglepasan (1947); kakawin Malawi,
1