Cebur nuju daging

Kaca:GEGURITAN SALAMPAH LAKU.pdf/74

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

66

baris IX. .Rllna ini hanya ditemukan dalam pupuh sinom yang membangun Geguritan Salampah Laku sebab masih ada pupuh sinom yang lain yang tidak mempunyai pola padalingsa seperti di atas. Pola yang dimaksudkan adalah sebagai berikut: I 8a,
II 8i, III 8a, IV 8i, V 7i, VI 7u, VII 7a, VIII 8i, IX 4u, X 8a. Perbedaan ini dapat dilihat dalam baris enam yaitu pengulangan bunyi [u}. Bunyi [u] dalam pupuh sinom Geguritan Salampah Laku muncul pada suku kata yang ke-8, sedangkan dalam baris VI pupuh sinom pada umumnya bunyi [u] tersebut muncul pada suku kata yang ke-7. Dalam pupuh mijil hanya bunyi [i] yang berulang. Untuk jelasnya dapat dilihat dalam pola padalingsa berikut ini.

I 10i, II 6o, III 10e, IV 10i, V 6i, VI 6u. Di sini hanya bunyi menga1ami pengulangan, yaitu muncul pada baris I diulang dalam baris IV, sedangkan bunyi lain tidak mendapat pengulangan. Untuk rima dari pupuh lain yang membangun Geguritan Salampah Laku, dapat dilihat da1am sub 3.3.1 yaitu pada pembicaraan diksi.

Ada beberapa sarjana yang te1ah berbicara tentang irama dalam karya sastra, khususnya dalam karya sastra puisi, antara lain: Jakob Sumardjo dan Saini K.M. Henry Guntur Tarigan, Luxemburg dkk. Panuti Sudjiman, Rene Wellek dan Austin
Warren. Jakob Sumardjo dan Saini K.M. mengatakan bahwa irama adalah pengulangan pola waktu dan pola tekanan yang teratur. Artinya, di dalam sebuah sajak letak suku-suku kata yang mendapat tekanan satu sama lain jaraknya ditempuh dalam waktu yang sama (1986: 128). Dengan batasan di atas, agaknya masih sulit ditentukan nama sesungguhnya suku-suku kata yang mesti mendapat tekanan sebab dalam karya sastra, seperti dalam geguritan dan puisi modern tanda-tanda yang
tegas menandai suku-suku kata yang semestinya mendapat tekanan, jarang dijumpai. Akan sangat berbeda dengan karyakarya puisi Jawa Kuna, seperti dalam kakawin misalnya. Dalam karya yang semacam ini, suku-suku kata yang mendapat tekanan panjang dan pendek dengan jelas dapat diketahui sebab di-