Cebur nuju daging

Kaca:GEGURITAN SALAMPAH LAKU.pdf/53

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

45

Dalam bait di atas, jelas nada pengarang dalam menyampaikan kritiknya. Walaupun kritiknya cukup pedas, namun tetap menggunakan nada yang halus.

Kembali ke permasalahan sikap pengarang terhadap pembaca (nada) dalam karya sastra Geguritan Salampah Laku, berdasarkan tinjauan faktor pokok persoalan yang terlukis dalam karyanya.

Dalam pembicaraan masalah tema, penulis telah menetapkan bahwa Geguritan Salampah Laku bertemakan perjalanan hidup. Maksudnya, bertolak dari perjalanan hidupnyalah, pengarang melahirkan Geguritan Salampah Laku. Dalam epilog
karya ini, pengarang juga menegaskan bahwa karyanya ini (Geguritan Salampah Laku) dapat dipakai sebagai pegangan, dapat dipuja oleh anaknya yang perempuan. Dari pernyataan ini dapat dilihat, kemuliaan pokok persoalan yang ingin disampaikan o1eh pengarang di dalam karyanya, kepada anaknya. Dari gaya bahasa yang dipakai mengungkapkan pokok persoalannya , tampak sikap pengarang kepada pembacanya (nadanya) . Pengarang tidak mendikte pembacanya, tetapi memberikan alternatif kepada pembacanya. Selanjutnya, pengambilan keputusan diserahkan sepenuhnya kepada pembacanya (putrinya). Pengarang hanya membeberkan peristiwa-peristiwa yang pernah dialami selama hidupnya. Tetapi dari segi jumlah baik
buruk peristiwa yang dilukiskan, hanya 17 pupuh sinom, melukiskan keadaan rumah tangga yang diwarnai dengan penyesalan istrinya. Selebihnya melukiskan peristiwa perjalanan suci menuju Geria Manara, untuk melanjutkan berguru yang ketiga kalinya. Peristiwa ini dilukiskan dengan 100 bait pupuh dalam 10 jenis pupuh. Dari pe1ukisan ini, tampak kesan pengarang lebih mengutamkan pengisian diri (mengejar ilmu pengetahuan dan keterampilan), selama hidupnya. Tentang tekadnya terhadap pengisian diri ini telah disampailcan pada awal ceritanya. Hal ini dapat dilihat dalam kutipan berikut ini.

"Ngelah panak raja putra, gumanti ngadeg bhupati, yang menek tuun masongsong, lungane martabat joli, idep beline mangldn, makin-