Cebur nuju daging

Kaca:GEGURITAN PURWA SANGARA.pdf/68

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

putri Malawa, sebenarnya sang Kosa yang menunggu, bukan putra raja negara Kasi.

43. Kemudian datang utusan dengan segera, berdatang sembah kepada raja Malawa, karena raja Magada, sekarang ini sudah datang, beserta segala macam keperluan untuk melamar, mohon mendapatkan tempat, banyak raja-raja, jumlahnya sebanyak tujuh belas, selain pelamar dan yang memimpin pekerjaan yalah tiga raja.

44. Raja Indupati terdiam, lalu berkata "Kau utusan, sampaikan kepada ketiga raja, anak dan bapak, sudah diambil oleh putra Kasi, karena aku dikuasai, tak dapat dirobah benar maupun salah, aku yang bertanggung jawab sampaikan hal itu dengan segera", setelah itu.

45. Putusan itu marah mendelik, sambil memandang tajam kepada raja Malawa, agak lama memandangnya, sang raja Indupati tersenyum, "Nah, pergilah ke sana segera", utusan itu berdiri, pergi tanpa mohon diri, menghadap raja Magada, serta diceritakan yang baru diketahui, pembicaraan di Malawa.

46. Seluruh raja sangat marah, ingin menghancurkan negara Malawa, memberitahukan agar merusak, seluruh rakyatnya gembira, diijinkan untuk merampas disetiap desa, yang berada di bawah kekuasaan Malawa, banyak desa yang terbakar, dibakar dihancur leburkan, semua lari menuju kota, menjadi bencana perang.

68