Cebur nuju daging

Kaca:GEGURITAN PURWA SANGARA.pdf/61

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

PURWA SANGARA KEDUA

1. Sudah kembali sebagai sediakala, waktu jaman Janemejaya, di negara Astina, tidaklah putus keluarga Kuru itu, raja Kuru negara Astina dulu, putra Sri Sambarana, tersohor sebagai raja besar mengambil putra Sanghyang Surya, cantik jelita bernama Dewi Tapati, membuat keturunan di Astina.

2. Adapun keadaan Korawa dan Pandawa masa lalu, kedua-duanya keluarga Kuru, konon dalam segala macam cerita, demikian pula yang tersebut dalam Parwa, dalam bentuk tembang atau kekawin, yang memakai wirama, guru lagunya benar, dan asal tidak keliru, susunan cerita tak begitu dipentingkanm baik memakai tembang ataukah wirama.

3. Bila wiramanya banyak yang sukar, urutan keturunan benar, kebenaran guru lagunya, demikian pula bahasa yang dipakainya, bukan asal dipakai, juga menyesuaikan dengan hubungannya membuat agar harmonis, agar manis kedengaran dan lancar, halus keras tak dapat tergesa-gesa, bila ingin mempergunakan wirama.

44a.
4. Bila kekawin agak kaku, tak enak didengarkan, melepaskan

61