Cebur nuju daging

Kaca:GEGURITAN PISACA.pdf/68

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

VI PUPUH SINOM

Bait 1 - Setelah tiba di istana, Raden Putri memberi makan, dan beliau si cantik jelita, bernama Sudesnawati, burung blibis itu amat disayanginya, menjadi kesenangan Raden Galuh, selalu diperlakukannya dengan baik, adapun tingkah laku para wanita istana, bersenang-senang saja, memperbaiki hiasan rambut berhias.

Bait 2 - Serta memakai harum-haruman, demikian pula menari dan menyanyi, kebiasaan seorang putri muda, yang dapat menimbulkan rasa kasih sayang, hal itu yang selaJu diberi petunjuk, sebagai tingkah putri istana, entah berapa hari lamanya, pertapa itu menikmati keindahan, selama di san, dapat bersatu dengan Sang Dyah.

Bait 3 - Menuruti segala yang dikatakannya, kini tibalah Sasih Kapat, bertepatan saat bulan purnama, Raden Dewi menyucikan diri, mengatur keindahan taman kemudian Raden Galuh diliputi cinta asmara, tiba-tiba burung blibis itu mati, kemudian timbul, baginda raja Ari Dharma.

Bait 4 - Pikiran Raden Galuh amat gembira, kemudian bertemu cinta kasih, dilakukan pertemuan di tempat tidur, berdua saling bercumbu, karena melaksanakan semaragama untuk pertama kalinya, diliputi rasa kenikmatan, terasa dalam dunia asmara, kenikmatannya tak ada tandingannya, tetap diam di sana, siang dan malam.


66