Cebur nuju daging

Kaca:GEGURITAN PISACA.pdf/58

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

Kretawangsa, raja yang kaya pangan, baru baginda
berputra seorang, hanya seorang putri.

Bait 13 -

Cantik dan bijaksana, banyak hamba sahayanya, tidak sedikit terdapat kendaraan, Mentri dan kepala desa, demikian pula para pandeta. tersohor bijaksana dan pandai. dan ada seorang hamba baginda raja.

Bait 14 -

Bertempat tinggal di tepi pantai, bemama si Bharajana, berjalan kian kemari, asik mencari ikan, membawa tempat ikan dan sebuah jala, masuk ke tepi laut yang luas itu, tetapi tak mendapatkan apa-apa.

Bait 15 -

Tiba-tiba melihat, sepotong kayu yang dihanyutkan ombak, kayu itu kemudian diambil dipakai pendayung, yang menyebabkan ia dapat, menuju ke pulau itu, berenang dengan memakai kayu itu.

Bait 16 -

Berenang sambil telungkup, berpegangan pada batang kayu itu, sambil memegang tempat ikan dan jala, berenang pelan-pelan, dipukul ombak ke sana kemari, sudah tiba di pulau kecil itu, lalu berkeliling di pinggir pulau itu.

Bait 17 -

Juga tidak mendapatkan, tak ada seekor ikanpun, lalu naik ke atas batu karang, di ujung dari pulau itu, di sana ia melihat sebuah kolam, airnya amat jernih, tetapi warna airnya kuning.

Bait 18 -

Kemudian selanjutnya, langsung menuju ke tepi telaga itu, disana ia membersihkan mulutnya dan berkumur, kemudian ia mengambil air dengan tangannya, lalu menyiramkan pada dirinya, karena merasakan amat payah, di samping tak mendapatkan ikan.

56