dikelilingi, berkeliling mondar-mandir.
Bait 14 - Menggonggong terus menerus, meraung-raung memohon, lalu diberinya limpa, kemudian di bawanya pulang, baginda raja sudah selesai, wajahnya kembali sebagai semula, dibungkus dan disembunyikannya.
Bait 15 - Kemudian dibagi-bagikannya, di tempat berhias sang Dewi, setelah rata lalu ditutupnya kembali, diletakkan di tempatnya semula, di tempat tidur ketiga dewi itu. Baginda raja, Ari Dharma lalu pergi.
Bait 16 - Pergi kepermandian, disana beliau membersihkan diri. Setelah membersihkan diri, beliau kembali tidur, demikian keadaan baginda raja, menguji, ke tiga istrinya.
Bait 17 - Sekarang diceritakan ke tiga Dewi itu, masih melompat-lompat di kuburan, Karena terlalu asik, pikirannya sangat terpusat, karena senangnya makan mayat, Kini, agak terkejut dan kaget.
Bait 18 - Karena hari sudah hampir siang, cepat-cepat bersemadi. Semua melepaskan jadi-jadiannya, kala itu semua sudah kembali, sebagai sediakala. Ketiga putri itu pergi ke pancuran membersihkan diri.
Bait 19 - Setelah mandi lalu memakai harum-haruman. Baunya harum semerbak, langsung pulang ke istana, menurut pikirannya, baginda raja benar-benar tak tahu, karena tidur beliau amat lelap.
Bait 20 - Sang Dyah mengambil selendang, berselimut lalu berbaring, tidur di samping baginda raja, adapun beliau baginda raja, raja Aji Dharma, langsung, memeluk istri beliau.
47