Bait 7 - Pergi diam-diam ke kuburan, namun baginda raja mengetahui hal ini, terhadap kehendak ketiga putri itu, dengan akal yang baik baginda raja, mengikuti bepergian mereka, langsung menuju, pada tempat pembakaran di kuburan.
Bait 8 - Di sana terlihat, ketiga istrinya. sudah berwajah yaksa, di sana sedang makan mayat. menari berkeliling, melompat-lompat, masing-masing menghadapi satu mayat.
Bait 9 - Ada yang mengambil tangan, jantung dan hati, mengikuti perbuatan ayahnya, yaitu raja Mala dahulu, yang pergi ke Mandala, bertapa. agar dapat menemukan keselamatan.
Bait 10 - Setelah selesai makan daging manusia. diceritakan Sri Dharma Aji, menjelma berubah rupa. menjadi seekor anjing putih bersih, meminta mayat kepada ketiga orang itu, kepada jadi-jadian itu. anjing itu tahu menggonggong.
Bait 11 - Suaranya meraung-raung panjang, dan menggonggong melengking-lengking, saat itu di sana bersama-sama merebut mayat, Dyah Widaksi diikutinya, sangat bernafsu dengan mulut menganga. Dilemparkan ke mulutnya, hati oleh sang Dyah.
Bait 12 - Sekarang anjing itu segera mengusahakan, kembali mengejar adiknya, setelah terkejar, anjing itu meraung, mulutnya terbuka sambil menelan-nelan, dan juga, lidahnya menjulur ke luar.
Bait 13 - Dyah Widaksa diikutinya, memasukkan jantung kemulutnya, jantung yang sudah berulat, kemudian anjing itu kembali mengikuti, adiknya Dyah Widata,
46