Cebur nuju daging

Kaca:GEGURITAN PISACA.pdf/15

Saking Wikisource
Kaca puniki kavalidasi

Bait 42 - Mungkin ada yang menyebabkan kedukaan, baginda raja bersabda, tersenyum pahit, mukanya ditundukkan, ya tuan pennata kakak, agar mengetahui, yang menyebabkan kakak sedih.

Bait 43 - Saat kakak pergi ke Malawa, tiba-tiba menjumpai, melihat putri guru, putri Sri Antabhoga, terlihat berkasih-kasihan, berciuman, dengan si ular tali.

Bait 44 - Ular itu dapat kakak bunuh, tetapi beliau sang Nagagini, dapat kakak pukul, lari dengan cepat, menangis meraung-raung, bila kakak pikirkan, beliau akan menyampaikan hal itu.

Bait 45 - Menceritakan kebenaran perbuatannya, dan tentu ayahnya akan mempercayainya, walaupun perbuatannya salah, itulah yang menyebabkan kakak sedih, dalam pikiranku adikku, akan pasti, kakak disalahkan.

Bait 46 - Dan dikutuk oleh sang Hyang Nagaraja, sebaiknya kakak dibunuh, agar mati sekaligus, dari pada kena kutuk, kelak bila menjelma kembali, agar bisa, bertemu menghamba kembali.

Bait 47 - Karena beliau tak dapat dipisahkan, yang disungsung dan dihormati, yang selalu kakak puja, agar kelak kemudian hari beliau, kembali dapat kakak sungsung, yang dihonnati, dipuji siang dan malam.

Bait 48 - Sebagai seorang guru yang utama, terlalu sekali, sang Nagagini terlalu berdosa,lepas dari tatakerama, salah tingkah bersuami, terhadap ular biasa, karena beliau adalah naga yang suci.

Bait 49 - Jika diandaikan sebagai Dewi Uma, menghamba kepada seorang pendeta manusia, melarang pantangan,

13